Tantangan landscape di Jakarta Utara, khususnya zona PIK dan Pluit, sangat berbeda dengan wilayah lain. Musuh utamanya adalah Salinitas (Kadar Garam) yang terbawa angin laut.
Jika Anda sembarangan menanam tanaman hias "lembut" seperti Mawar atau Aglaonema di area terbuka, daunnya akan cepat hangus (Leaf Burn) terkena uap garam. Selain itu, tanah di kawasan reklamasi atau Kelapa Gading seringkali berupa pasir urugan yang miskin hara dan cepat panas.
Strategi "Coastal Defense" Hijau Asri:
- Tanaman Halofit (Tahan Garam): Kami selektif memilih spesies berdaun tebal/berlilin seperti Pandan Bali, Siklok, Kamboja Jepang, dan Cemara Laut yang kebal terhadap korosi garam.
- Soil Replacement: Kami tidak menanam langsung di tanah proyek. Kami melakukan penggalian sedalam 60cm dan menggantinya dengan campuran Tanah Lembang + Kompos untuk menjamin nutrisi akar.
Untuk hunian di apartemen tinggi (High-Rise) di sekitar Ancol, tantangannya adalah Angin Kencang. Kami menggunakan teknik staking (penyangga) khusus dan memilih tanaman berbatang lentur namun kuat agar tidak patah diterpa angin laut.